Senin, 22 Januari 2018

Review Drama Korea: My Golden Life- Kisah Kasih Keluarga yang Mengharukan


Beberapa minggu ini saya teralihkan oleh drama korea yang berjudul My Golden Life. Sebelumnya sih memang udah ngeh dengan drama ini, karena ratingnya paling atas melulu (per tanggal 13 Januari 2018 juga di peringkat 1 dengan rating 40,2%)... tapi ya males booo episodenya sampe 52... haha... bisa gila nontonnya... eh setelah dapet rekomendasi dari kakak saya dan rasanya saya lagi bosen aja nonton drama korea i'm not robot yang makin malesin... tergeraklah saya nonton my golden life... dan episode 2,3 dan seterusnya sukses bikin saya nangiiis.... 

Memang udah lama banget saya gak nonton drama korea yang episodenya panjang... soalnya nontonnya capek... tapi memang kalo saya lihat-lihat, drama korea yang panjang biasanya unsur kekeluargaannya kental banget... terakhir saya nonton drama yang episodenya panjang itu yang judulnya goddes of marriage yang episodenya 36... ini drama keren banget juga, meski endingnya gak asyik... haha

My Golden Life bercerita tentang pasang surut kehidupan dan segala problematika dalam keluarga. Khas drama-drama korea yang panjang adalah setiap tokoh dalam dramanya di ceritain dan punya sisi-sisi yang menarik. Jadi gak terpaku dengan pemain utamanya aja... 

Pemain-pemain dalam drama korea My Golden Life:



Bercerita tentang keluarga Seo Tae Soo yang memiliki 4 anak: Seo Ji Tae (laki-laki), kembar perempuan Seo Ji Soo dan Seo Ji An, dan Seo Ji Ho (laki-laki). Dulu keluarga ini merupakan keluarga kaya tapi kemudian bangkrut dan memaksa mereka hidup dalam kemiskinan namun tetap penuh cinta. Sang ayah meski udah umur 60 tahun tetap berusaha menjadi kepala keluarga dengan bekerja macem-macem, dari kuli angkut paket, sampai buruh bangunan (liat bapaknya wajahnya melas bangeeet...sukses bikin nangis mulu)... 
Seo Tae Soo, seorang ayah yang penuh cinta

Si anak pertama Ji Tae umur 33 tahun kerja di bank jadi CS dan gajinya abis buat bayar utang keluarganya sampe ngerasa takut nikah karena gak mau menyeret istri dan anaknya dalam kemiskinan..

Si kembar (yang katanya gak identik) Ji Soo dan Ji An memiliki sifat yang sangat berbeda...  Ji Soo sangat polos dan kekanak-kanakan serta gak punya ambisi, tujuan hidupnya cuma untuk bisa belajar bikin roti dari sipemilik toko roti favoritnya, sementara Ji An, penuh ambisi tapi nasibnya sial banget... bahkan selangkah lagi mau menjadi pegawai tetap di perusahaan besar pun terhalang, posisinya direbut oleh temennya sendiri yang punya koneksi...


Ji An dan Ji Soo : anak kembar gak identik
Sementara anak terakhir Ji ho, yang dikira sedang belajar untuk mempersiapkan masuk universitas malah kerja part time dimana-mana demi membangun bisnis sendiri dan mengangkat derajat keluarga...

Kejadian luar biasa kemudian mengguncang keluarga ini, No Myung He, anak dari pemilik perusahaan Haesung tiba-tiba datang ke rumah keluarga Seo dan meminta anaknya yang hilang 25 tahun lalu... namun, Yang ming Ju (istri seo tae soo) justru memberikan anak yang salah kepadanya... 

Jadi 25 tahun yang lalu anak Myung He hilang di mobil... dicari kemana-kemana gak ada... 

Di sisi lain, 25 tahun lalu keluarga Seo mengalami tragedi dimana salah satu anak kembarnya meninggal, setelah pulang dari pemakaman anaknya yang meninggal karena kecelakaan, mereka menemukan anak perempuan nangisdan sebaya dengan anaknya yang meninggal, maka dibawalah anak itu untuk menggantikan anaknya yang meninggal.... 

Konflik-konflik ini pun silih berganti dan memporak-porandakan keluarga...

Menurut saya, drama korea ini secara cerita kuat... yang jahat gak antagonis banget... meski si tokoh utamanya Seo Ji An menurut saya sialnya kebangetan... haha... tapi karakternya cukup manusiawi... ditengah guncangan-guncangan, meski kuat banget... dia tetep juga depresi...

Cerita keluarganya benar-benar bikin hati tersentuh.... dan romatismenya (sampai di episode 35 yang saya tonton) cukup manis dan gak lebay... ceritanya masuk akal yang artinya manusianya gak bodoh karena cinta... ini nih yang biasanya bikin saya sebel dan gemees di drama korea dan sinetron, kebodohan karena cinta sampe kawin lari or bunuh diri... nah di drakor ini (sampai episode yang saya tonton) gak begitu... semua tindakannya make sense lah...

Drama korea ini dapet penghargaan KBS award untuk tahun 2017. Dan memang pesan-pesannya sangat banyak... dalam drama ini diceritakan betapa sayangnya orangtua sama anak-anaknya... bahwa uang belum tentu membawa kebahagian... bahwa kita harus mencari kebahagian sendiri, meski pekerjaan gak membanggakan, asal bisa membuat diri bahagia itu sudah cukup...

Banyak lagi pesan-pesan yang lain...tapi oh tapi... untuk sampai ke episode 52 tuh masih jauh banget ya... masih 17 episode lagi...

Semoga ceritanya tetap konsisten dan gak ngebosenin...  we'll see...

Update:

Sudah abis ya drama ini... well menurut saya endingnya nanggung haha... walau masih sweet juga sih... tapi bukan jenis drama yg lebay dan bikin illfeel... sampai akhir nih drama konsisten memberikan kehangatan hati akan arti keluarga... bahwa keluarga adalah tempat cinta bersumber... dan kisah cinta antara Ji An dan Do kyung cukup manis...

Nih drama fenomenal karena bisa mencapai rating hingga 45%... luar biasa deh...  so berapa nilai yang bisa saya kasih untuk drama ini?? 

 4,5 dari 5 bintang.... 

4 komentar:

  1. sebenarnya drama drama kbs2 yg weekend bagus bagus, banyak pesan moral nya.. kisah cinta jian dokyung melo banget, sukses abis tembus rating yg menakjubkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bagus2 drama weekendnya... Tp gak kuat ama episodenya yang panjang2 hehe.... Yup kisah cinta ji an dan do kyung so sweet..

      Hapus
  2. Ini salah satu drakor favorit saya hehehe

    BalasHapus