Rabu, 04 Januari 2017

Resensi Novel: Perempuan-Perempuan Tersayang By Okke SepatuMerah


Bermula dari membaca blog Mbak Okke Sepatu Merah di sini, saya jadi sangat tertarik dengan novel karya mbak okke yang terbit di tahun 2015 ini. 

Novel ini memang lumayan menghibur dan bisa saya habiskan hanya dalam 2 hari saja. 

Bercerita tentang Fransinia seorang wanita yang berasal dari NTT. Dia baru saja lulus kuliah dan sedang dalam pencarian kerja. Fransinia dan adik perempuannya tinggal di jakarta. Sementara ibu dan kakak laki-laki mereka tinggal di SoE, sebuah desa kecil di NTT. 

Fransinia sedang memupuk tinggi cita-citanya untuk menjadi wanita pekerja yang sukses di jakarta dan tak pernah berfikir kembali ke kampung halamannya. 

Namun permasalahan keluarga, membuatnya harus meninggalkan segala mimpinya di Jakarta dan kembali ke SoE. 

Kesan terhadap novel ini

Berlatar di sebuah desa di NTT, membuat kita terseret untuk merasakan suasana pedesaan yang tentram. Novel ini mengangkat nilai-nilai kekeluargaan yang kental. 

Saya tergelitik dengan kutipan yang ada di dalam novel ini "Hidup untuk bekerja atau bekerja untuk hidup". Ya, fenomena ini yang makin berkembang sekarang ini, banyak orang yang berangkat kerja pagi-pagi, pulang malam-malam sehingga sepertinya tidak menikmati hidup... (pulang tinggal tidur, besok berangkat lagi.... bahkan melihat matahari pun tidak... haha miris sekali...)

Karena lebih menonjolkan nilai kekeluargaan, bagi saya nilai romantismenya kurang di garap... Jadi kesannya agak datar-datar aja... Padahal seharusnya romantisme antara Fransinia dengan Fritz yang seorang dokter yang rela mengabdi di kampung halaman bisa menyemarakkan cerita...

Overall novel ini layak untuk dibaca karena mengandung pesan-pesan yang bagus sekali untuk direnungkan, terutama untuk melihat kembali bagaimana hubungan kita dengan keluarga... 

Saya kasih nilai 3,5 untuk novel ini... 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar